Izin Tinggal untuk Suami Jepang di Indonesia

Bicara soal pernikahan, kebetulan kalo Rz jadi menikah dengan Tomo kun maka urusannya lebih ribet karna beda warga negara. Rz mulai cari-cari informasi tentang visa tinggal untuk suami WNA, persyaratan menikah dengan WNA, prosedur dan lainnya. Udah ketemu beberapa nih, jadi Rz tulis di blog sini aja biar nggak ribet ntar kalo mau nyari-nyari lagi. 🙂 Abis ini juga akan ada beberapa tulisan seputar informasi yang sama.

Bukan berarti Rz sudah segera mau menikah sih, cuman persiapan aja. Karna Tomo kun kemarin-kemarin sounding lagi tentang pulang ke Jepang. Jadi Rz juga mau siap-siap diri.

Sebenernya info nya lengkap di website imigrasi. Di sini Rz tulis yang relevan dengan kebutuhan Rz aja sih. Kalo untuk ijin tinggal rohaniwan, investor, dan lain-lainnya nggak Rz tulis di sini.

Jadi gini. Ijin tinggal untuk WNA itu ada dua macem, ITAS dan ITAP. ITAS itu Ijin Tinggal Terbatas, ITAP itu Ijin Tinggal Tetap. Dalam penemuan Rz di prosedur ini ada kasus yang disebut “menggabungkan diri dengan pemegang Ijin Tinggal”, itu maksudnya bule nikah sama bule tapi tinggal di Indonesia, ye. Kalo yang WNI nikah sama bule tapi tinggalnya di Indonesia itu masuknya kategori “kawin secara sah dengan WNI”.

Nah dalam ringkasan di bawah ini Rz juga masukin tentang status tinggal anak dari kawin campur. Terus juga kalo mau mendapatkan kembali kewarga negaraan Indo (WHY?! but) setelah misalnya pindah kewarganegaraan terus cerai atau apa terus mau balik ke Indo.

Terus, ini juga baru tentang VISA dan Ijin Tinggal aja ya. Belom lain-lainnya. Ribet emang, tapi kalo emang ini jalan yang dipilih, ya harus dihadapin kan? 🙂

Yosh, semangat!

 


 

Berikut informasi mengenai alih status atau konversi visa kunjungan ke ITAS (poin A) dan konversi ITAS ke ITAP (poin B)

UMUM

  1. Izin Tinggal yang telah diberikan kepada Orang Asing dapat dialih statuskan.
  2. Izin Tinggal yang dapat dialihstatuskan meliputi:
    1. Izin Tinggal kunjungan menjadi Izin Tinggal terbatas;
    2. Izin Tinggal terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap.
  3. Alih status Izin Tinggal sebagaimana dimaksud pada point 2 ditetapkan dengan Keputusan Menteri.

PERSYARATAN

  1.  Alih Status Izin Tinggal Kunjungan menjadi Izin Tinggal Terbatas
    1. Permohonan alih status Tinggal Kunjungan menjadi Izin Tinggal Terbatas diajukan sejak Orang Asing berada di Wilayah Indonesia.
    2. Alih Status Izin Tinggal Kunjungan menjadi Izin Tinggal Terbatas dapat diberikan kepada Orang Asing yang:
      • menggabungkan diri dengan suami atau istri warga negara Indonesia;
      • menggabungkan diri dengan orang tua bagi anak berkewarganegaraan asing yang mempunyai hubungan hukum kekeluargaan dengan orang tua warga negara Indonesia;
      • dalam rangka memperoleh kembali kewarganegaraan Republik Indonesia berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan/atau
    3. Bagi Orang Asing yang kawin secara sah dengan warga negara Indonesia, melampirkan persyaratan :
      • Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya;
      • surat permohonan dari suami atau istri yang warga negara Indonesia;
      • surat keterangan domisili;
      • fotokopi akta perkawinan atau buku nikah;
      • fotokopi surat bukti pelaporan perkawinan dari kantor catatan sipil untuk pernikahan yang dilangsungkan di luar negeri;
      • fotokopi kartu tanda penduduk suami atau istri warga negara Indonesia yang masih berlaku;
      • fotokopi kartu keluarga suami atau istri yang warga negara Indonesia.
    4. Bagi anak dari Orang Asing yang kawin secara sah dengan warga negara Indonesia,melampirkan persyaratan:
      • Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya;
      • surat permohonan dari ayah dan/atau ibu warga negara Indonesia;
      • surat keterangan domisili;
      • fotokopi akta kelahiran;
      • fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua;
      • fotokopi kartu tanda penduduk ayah atau ibu warga negara Indonesia yang masih berlaku;
      • fotokopi kartu keluarga ayah atau ibu yang warga negara Indonesia.
    5. Bagi anak berkewarganegaraan asing yang menggabungkan diri dengan ayah dan/atau ibuwarga negara Indonesia, melampirkan persyaratan :
      • Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya;
      • surat permohonan dari ayah dan/atau ibu warga negara Indonesia;
      • surat penjaminan dari Penjamin;
      • surat keterangan domisili;
      • akta kelahiran;
      • fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua;
      • fotokopi kartu tanda penduduk ayah dan/atau ibu warga negara Indonesiayang masih berlaku;
      • fotokopi kartu keluarga ayah dan/atau ibu yang warga negara Indonesia;
    6. Bagi Orang Asing eks warga negara Indonesia, melampirkan persyaratan :
      1. Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya;
      2. surat penjaminan dari Penjamin;
      3. surat keterangan domisili;
      4. bukti yang menunjukkan pernah menjadi warga negara Indonesia.
  2. Alih Status Izin Tinggal Terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap
    1. Alih Status Izin Tinggal Terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap diberikan kepada orang asing sebagai :
      • eks warga negara Indonesia.
    2. Alih status Izin Tinggal terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap juga dapat diberikan kepada Orang Asing:
      • menggabungkan diri dengan suami atau istri warga negara Indonesia yang usia perkawinannya telah mencapai paling singkat 2 (dua) tahun;
      • menggabungkan diri dengan ayah dan/atau ibu bagi anak berkewarganegaraan asing yang mempunyai hubungan hukum kekeluargaan dengan ayah dan/atau ibu warga negara Indonesia; dan
      • anak yang berusia di bawah 18 (delapan belas) tahun dan belum kawin dari Orang Asing yang kawin secara sah dengan warga negara Indonesia.
    3. Bagi suami atau istri warga negara asing yang menggabungkan diri dengan istri atau suami warga negara Indonesia, harus melampirkan:
      • paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku;
      • fotokopi Izin Tinggal terbatas yang masih berlaku;
      • surat keterangan domisili;
      • pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan;
      • surat permohonan dari suami atau istri warga negara Indonesia;
      • fotokopi akta perkawinan atau buku nikah;
      • fotokopi surat melaporkan perkawinan dari instansi yang berwenang untuk perkawinan yang dilangsungkan di luar negeri;
      • fotokopi kartu tanda penduduk suami atau isteri warga negara Indonesia yang masih berlaku;
      • fotokopi kartu keluarga suami atau isteri yang warga negara Indonesia;
    4. Bagi anak berkewarganegaraan asing dari hasil perkawinan yang sah yang menggabungkan diri dengan ayah atau ibu warga negara Indonesia, harus melampirkan:
      • paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku;
      • fotokopi Izin Tinggal terbatas yang masih berlaku;
      • surat keterangan domisili;
      • pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan;surat permohonan dari ayah atau ibu warga negara Indonesia;
      • fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua;
      • fotokopi kartu tanda penduduk ayah atau ibu yang warga negara Indonesia yang masih berlaku;
      • fotokopi kartu keluarga ayah atau ibu yang warga negara Indonesia.
PROSEDUR
Permohonan alih status Izin Tinggal Kunjungan menjadi Izin Tinggal terbatas dan alih status Izin Tinggal terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap diajukan oleh Penjamin kepada Kepala Kantor Imigrasi yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal Orang Asing.
(Sumber, klik di sini)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s