The Art of Elus Ego

Jujur, gue nggak tau siapa yang menciptakan istilah “elus ego”. Sebagai seorang (yang mengaku sedikit) feminist, gue lama-lama sebenernya suka geli sendiri aja denger istilah ini, karena ngebayangin ngelus anu. LOL. Ya tapi bedalah, elus ego ini sifatnya lebih ke psikis kok. Mungkin lebih simpelnya bisa disebut seperti “boosting ego”, atau membuat pasangan melayang / bangga / pride nya naik / merasa seperti jagoan.

237-01

Btw, ketika gue bilang gue feminist, percayalah gue beneran memperjuangkan hak-hak perempuan banget kok. Mungkin teman-teman feminist lainnya di luaran sana akan bertanya-tanya, “Kalo ngaku feminis, kenapa nyuruh cewek ngelus ego cowok? Emangnya kita cewek apaan? Emangnya tujuan perempuan ada di dunia ini cuman buat muasin ego laki doank?”

Oke-oke jangan bakar gue. Biar gue coba jelasin di post ini yak. Tapi sebelum gue mulai, biar gue jelaskan dulu kalau “the art of elus ego” ini hanya gue sarankan dilakukan untuk pasangan aja. Jangan ke gebetan yang masih tahap PDKT, apalagi ke anak ayam yang elo gak doyan. Kenapa? Karena bikin baper, dan salah-salah malah elo yang ngarep.

Juga, jangan dilakukan ke laki-laki yang tidak pantas dielus egonya (misalnya yang egonya udah kegedean dari sananya, kelewat pede, petantang petenteng banyak gaya, jelalatan, dsb). Kenapa? Karena ego mereka kegedean dan sulit dipuaskan satu wanita.

Pilih laki yang humble dan nggak banyak gaya. Sudah yakin laki mu humble? Sip. Ayo kita mulai.

RedZzdeLady mode on.


 

Kenapa Elus Ego itu Perlu?

First and foremost, adalah karena your man deserves it. If you think he didn’t deserve it then he’s not the right one for you. Mungkin kamu nggak cukup mencintai dia, atau dia nggak cukup berkualitas, atau kamu masih ragu apakah dia pantas atau nggak kamu perlakukan dengan baik. Kalau kamu masih ragu, then jangan elus egonya. Juga, kalau kamu merasa dia tidak pantas mendapatkan perlakuan baik, maka jangan elus egonya. Dan kalau kamu merasa kamu mengelus egonya hanya untuk mendapatkan cintanya, maka jangan lakukan.

236-01

 

Secondly, adalah karena it builds his confidence. And it is important to build his confidence karena kepercayaan diri adalah salah satu aspek yang ada dalam diri seorang pemimpin. Pernah liat pemimpin malu-malu, minderan, ga bisa ngambil keputusan, dan ga berani ambil resiko? Pemimpin yang seperti itu nggak akan tahan lama.

Kalo pasangan mu punya confidence yang tinggi, dia akan menjadi pemimpin yang lebih baik. Bukan hanya pemimpin hubungan, tapi juga pemimpin hidupnya sendiri. Dia jadi berani ambil resiko, berani ambil keputusan, berani punya plan mau ngapain sama hidupnya. Dengan begitu dia juga jadi lebih dependable.

Nah, memang ada sih cowok-cowok yang dari sana nya agak kemayu lembut nggak bisa ambil keputusan. Iyes ada. Ada juga yang emang dari sananya nggak dependable, jadi meskipun sudah dielus egonya tetep berantakan hidupnya. Ada juga itu mah.

Kalo cowok yang pengen kamu elus egonya itu yang tipe pemalu atau yang berandalan gni, coba tanya dulu kenapa kamu mau elus egonya? Karena kasian? Atau karena kamu yang baper ngarep? Saran Redz sih cari cowok lain saja. Jangan pacarin project.

 

Lanjut. Elus ego itu perlu karena it builds love. Simpel aja, ketika kamu mengelus ego pasangan, kamu kan membesar-besarkan kelebihan dia. Itu adalah salah satu cara “counting your blessings” yang akhirnya membuat kamu jadi lebih bersyukur memiliki pria ini. Akibatnya kamu invest perasaan dan pikiran. Akibatnya kamu jadi lebih sayang sama dia. Dia tambah sayang ke kamu? Itu belum tentu. Tapi:

 

Alasan terakhir (yang bisa Redz inget saat ini) kenapa elus ego itu perlu, adalah karena it’s addictive. Untuk dia. Terutama kalau dia tidak biasa dielus egonya sama cewek, tiba-tiba ada kamu, pacarnya yang sangat dia sayangi, bilang kalau kamu bangga sama dia .Gimana nggak luluh hatinya? Dia akan jadi ketagihan karena pingin merasa jagoan lagi. Dan karena dia tau kamu lah sumber “perasaan jagoan” itu, dia akan kembali ke kamu untuk minta dielus lagi ego nya.1563807

Misalnya, suatu hari dia ngirim selfie.  Lalu kamu bales dengan sticker kayak di kanan ini,  terus tambahin dengan tulisan, “Waduh, hatiku ampe jatoh. Kamu jangan ganteng-ganteng amat bisa nggak sih? Aku kan jadi ngefans!”

(Itu misalnya aja sih, itu salah kalimat satu yang pernah redz ucapin ke Tomo kun pas dia kirim foto tampang baru bangun tidur gitu, clearly belom mandi, literally baru melek, masih ileran kali hahahaha)

Itu bikin dia ketawa. Hasilnya adalah dia abis mandi ngirim selfie lagi. Kayak minta dipuji lagi gitu. Hehehe. He’s so cute.

*ahem*

Lanjut.

 

So, Gimana Caranya Elus Ego Cowok?

Ini sebenernya simpel dan gampang banget. Mulailah dengan: Don’t Hurt His Ego.

the art of elus ego

Kemarin-kemarin ada salah satu sister yang curhat ke Redz tentang suaminya yang ngamuk karena ketika mereka bertengkar dan suaminya bawa-bawa fisik, si istri pun bilang, “GUE JUGA NGGAK PERNAH PUAS DI RANJANG SAMA LO!”

Ea. Jackpot. Dan Redz langsung facepalm. Karena itu pematah ego paling ampuh sejagad raya: insult his masculinity.

So, if you want to stroke his ego, don’t EVER insult his masculinity.

Semarah apapun kamu sama pasangan, selama kamu masih pingin punya hubungan baik dengan dia di kemudian hari, don’t ever ever ever ever insult his masculinity. It’s taboo dan jujur aja IMO sekali kita sudah ke sana, nggak bisa diperbaiki lagi. Selamanya dia akan ingat kalau masculinity nya pernah dicela, dan dia akan jadi nggak pede, insecure abadi, mempertanyakan kemampuan diri sendiri.

 

Selain tentang masalah meranjang, contoh lain hurting guys’ ego adalah dengan kritikan. Avoid criticism, tease him and encourage him instead.

Hindari varian kalimat seperti ini: “Kamu tuh kenapa sih selalu aja udah dibilangin berkali kali nggak pernah mau ngerti-ngerti. Itu telinga apa gagang panci?” Kamu itu pasangannya, bukan emaknya apalagi neneknya. Jadi, perlakukan dia seperti pasangan, bukan seperti anak didik.

Contoh singkat ya. Beberapa waktu yang lalu, Redz janjian dengan seorang temen untuk makan siang bareng. Temen Redz itu laki, kebetulan. Dia bilang mau jemput jam 11.30, tapi ternyata dia ketiduran, jadi Redz tinggal makan aja sendiri kan. Jam setengah dua dia langsung nelpon Redz, ketakutan Redz bakal marah. Tapi Redz nggak marah. Toh nggak makan sama dia pun Redz bisa makan sendiri. Dan lagian Redz tau dia lagi sibuk dan capek, makanya bisa ampe ketiduran gitu.

Redz nggak marah, tapi sebagai gantinya Redz ledekin aja terus. Misalnya pas lagi ngobrol ngalor ngidul rame-rame, Redz bilang “Gue tuh orangnya sabar, nggak gampang marah. Ditinggal ketiduran sampe dua jam aja masih nggak marah kok!”

Alhasil dia ketawa geli sendiri setiap diledekin. Tapi dia juga nggak ngulangin.

Nah, itu contoh teasing him. Kalo contoh encouraging itu misalnya dengan nanya, “Sayang, aku bisa bantu apa supaya kamu inget buat ngelap kaki setelah keluar dari WC? Kita beli lap kaki yang agak panjangan aja ya? Biar kamu jalan dua langkah masih njejak di lap kaki.”

Atau, kalo mau yang lebih contoh real, misalnya ketika Tomo kun bilang dia berencana beli *sesuatu* yang harganya super muahal bingits. Dan Redz nggak setuju sebenernya, meski bukan duit Redz. Lalu Redz bilang sama dia, “I’m not 100% sure about this, but this might be because I’m the kind of person who doesn’t like risks. I know you have a plan and you think this is necessary, so of course I support you.”

(Akhirnya dia memang jadi beli barangnya sih, tapi itu juga karena ada sistem refund within 30 days. Jadi setelah barangnya dateng, dia akan trial ini itu, lalu refund. Hahaha)

 

Lanjut. Cara untuk boost his ego lainnya adalah dengan : pujian. Kalo bisa, supaya nggak cheesy, pujiannya dicampurin sama ledekan. Contohnya kayak pujian selfie yang Redz tulis di atas tadi ya, scroll ke atas aja kalo lupa. Atau contoh pujian kedua adalah, sampein pujian dari orang lain (boleh ngarang, terserah). Misalnya: “Wow, that waitress was totally checking you out. You look hot tonight, babe. But too bad for her, you’re mine.”

 

Elus ego laki juga bisa dilakukan dengan cara : show your vulnerabilities and let him tease you or let him win over you in something. Dengan kata lain: be intentionally weak. Whooooo yang feminist langsung pada mau gebrak meja. LOL.

No no no, we are strong because we know how to bow down. Dan lagipula kita bisa kuat di depan seluruh dunia. Justru dianjurkan untuk menjadi cewek yang kuat dan tough dan punya pendirian sendiri. But in boosting a man’s ego, it’s better to show your weak side privately, to him only.

Jangan dipikir ini manipulatif, nggak. But it’s more like you letting him be on top of you when making love. Bedanya adalah ini psikis. Kamu membiarkan dia di atas kamu secara naluriah, membuat dia merasa memiliki kamu atau melihat sisi lemah kamu yang orang lain nggak tau. It’s an ego booster, trust me.

Sebagai contoh, Redz cukup sering ngebiarin (dan bahkan secara tersirat mengundang) Tomo kun untuk ngeledekin Redz. Dia sering bilang Redz pendek. Suatu kali, Redz bilang mau pake foto berdua untuk jadi profile pic. Tapi nggak jadi, karena kalo dicrop, Redz keliatan kepalanya doank.

Itu sengaja Redz lakukan dan sengaja Redz infokan ke Tomo kun karena dia seneng ngeledekin Redz. Berakhir dengan Redz ketawa gemes sambil capslock “HAHAHAHA SHUT UP I AM NOT SHORT I TELL YOU.”

Honestly, it’s fun. I am in no way insecure about my heights, but it’s super fun to give him chances to tease me and win over me.


 

Masih ada beberapa cara elus ego lainnya, sebetulnya. Tapi berhubung Redz udah ngantuk dan ini udah cukup panjang, untuk sekarang sampe di sini dulu deh. Besok-besok kalo Redz ada mood dan ada waktu, coba dilanjutin.

Semoga ini berguna buat ladies di luar sana. Dan kalo ada pertanyaan please don’t hesitate to contact me.

❤ always,
RedZz.

3 comments

  1. Faizurrohman · November 14, 2016

    Redz, pemaparan soal ego cowok di atas sangat tepat dan kami mengakui sangat butuh untuk dielus egonya tepat pada spot yang telah disebutkan di atas.
    Redz, tolong kasih tau juga dong gimana caranya ngelus ego cewek dan dimana ego spotnya mereka. Pasti ini akan sangat membantu buat para cowok yang clueless ngadepin sifat cewek yang mungkin agak random. Thanks 🙂

  2. RedZzdeLady · November 14, 2016

    Ada ratusan (atau ribuan?) artikel di kelascinta dan teori dari hitmansystem. Biarlah cukup HS yang handle topik tentang menghadapi perempuan, toh mereka juga jago-jago.

    saya ambil topik yang HS nggak cover aja, yaitu menghadapi laki-laki.

  3. Cunay · March 3, 2017

    Reds, gue alumni LL udh agak lama, seinget gue cowo itu seneng dielus egonya, kah kalo cewe seneng dielus apanya ya? Gw drtd nyari kata2 yg pas tp ga inget euy haha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s